06, Aug 2010 0 notes
  1. HITAM!

    Hitam, kian pekat noda ini.

    Memenuhsesakkan nafas hati.

    Goyangkan adrenalin paksa kita mati.

    Seakan gelap gulita, meski di sisi matahari.

    Gundah gulanai jiwa ini dibuatnya.

    Terang pelita tak sanggup menembusnya.

    Apakah dunia tak bersama?

    Terselip pikiran akhiratpun tak terima.

    Jauh dari perkara, putih setia bertahan.

    Walau hitam tak kunjung diam.

    Mengapa harus terpisahkan.

    Shirat wajah ini bergumam.

    Setan! Manusia yang enggan berjuang!

    Doktrin iblis terus menyerang.

    Sayang, sayang, sayang, oh kawan ingatlah akan peluang.

    Kalian kan menang, walau terombang!

    Dalam sujud ku teteskan air mata.

    Sepenuh jiwa kucoba bawa.

    Kita pasti bisa!

    Meski hitam itu tak jua putus asa!

Archive Random